Banjir Bengkulu Bukan Bencana Alam, Tapi Kejahatan Ekologis
Banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Provinsi Bengkulu sejak 5 April 2026 tidak bisa lagi dibaca sebagai sekadar dampak hujan deras atau cuaca ekstrem semata.
Banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Provinsi Bengkulu sejak 5 April 2026 tidak bisa lagi dibaca sebagai sekadar dampak hujan deras atau cuaca ekstrem semata.
PT FBA diduga kembali lakukan tindakan kiriminalisasi terhadap warga Desa Pasar Seluma yang menolak aktivitas pertambangan pasir besi.
Pers Release Hentikan Proses Revisi RZWP3K yang Mengakomodir Kepentingan Investasi dan Mengabaikan Hak Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Pesisir Pulau-Pulau Kecil di Bengkulu Bengkulu, 11 November 2022 Revisi Mat...
Siaran Pers Bersama Masyarakat Pesisir Desa Pasar Seluma dan WALHI Desak Selamatkan Pesisir Barat Bengkulu dari Ancaman Tambang Pasir Besi Jakarta, 7 Oktober 2022 – Sebelas perwakilan masyarakat pesisir barat K...
Siaran Pers BersamaEksekutif Daerah WALHI BengkuluEksekutif Nasional WALHI Perempuan Pesisir Pasar Seluma Bersama WALHI Desak Menteri ESDM Segera Cabut IUP Pasir Besi PT Faminglevto Baktiabadi Jakarta, 1 Agustus 2022...