“CABUT izin perusahaan pembakar hutan di Riau!”

Ayo Gabung
“Cabut izin perusahaan pembakar hutan di Riau!”

MARI GABUNG DAN DUKUNG
Kami meminta Bapak menghentikan pembiaran dan berlanjut terusnya bencana asap tahunan yang diakibatkan pembakaran hutan-lahan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

Oleh karenanya, kami meminta Bapak untuk:

1. segera mencabut ijin perusahaan-perusahaan –terutama yang telah terbukti terkait dengan kasus korupsi mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal, yang telah divonis 14 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Riau.

2. menghentikan sementara dan mengkaji ulang ijin operasi APP dan APRIL yang terkait dengan perusahaan-perusahaan dalam kasus Rusli Zainal tersebut.

Membiarkan perusahaan-perusahaan tersebut terus beroperasi berarti menjerumuskan warga Riau dalam bencana asap tahunan yang menghilangkan harkat-martabat kami sebagai warga negara untuk mendapatkan hak dasar hidup menghirup udara bebas pencemar, dan menghancurkan keberlanjutan hidup anak-anak kami, generasi muda Indonesia yang akan datang.

#Terima kasih telah menandatangani petisi#Save Riau!

BALI TOLAK REKLAMASI

Tolak Reklamasi Pantai untuk Selamatkan Pesisir Indonesia

Ancaman kerusakan wilayah pesisir ini bukan hanya menghancurkan kawasan sekitarnya,, namun juga mengancam warga negara lainnya yang terdampak bencana ekologis yang semakin meluas dan massif . dengan korban jiwa yang tidak sedikit. Dalam tinjauan lingkungan hidup WALHI yang telah diluncurkan pada tanggal 15 Januari 2014, mencatat bencana ekologis pada tahun 2012 banjir dan longsor hanya terjadi 475 kali dengan korban jiwa 125 orang, pada 2013 secara kumulatif menjadi 1.392 kali atau setara 293 persen. Bencana tersebut telah melanda 6.727 desa/keluarah yang tersebar 2787 kecamatan, 419 kabupaten/kota dan 34 propinsi dan menimbulkan korban jiwa sebesar 565 orang.

Pulihkan Indonesia *).

Publikasi Terkini

Baca publikasi WALHI dalam bentuk dokumen, jurnal maupun hasil-hasil penelitian dan investigasi.
Dan jangan lupa bergabung di FB Fanpage WALHI dan Twitter WALHI Nasional.