Waspada, Ratusan Pohon di Jakarta Keropos

Share

Jakarta:Sebanyak 2.000 pohon di DKI Jakarta dalam kondisi rusak. Sekitar 500 di antaranya keropos dan rawan roboh. "Meski terindikasi rusak, perlu diperiksa apakah pohon-pohon itu masih bisa dipertahankan atau perlu ditebang," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Suryowati, Kamis, 2 Februari 2012.

Petugas dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman tengah meneliti pohon-pohon yang membahayakan itu. Tempat tumbuhnya pohon besar dan tua itu, antara lain, di Jalan Medan Merdeka, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Pattimura. Pemeriksaan melibatkan tim dari Fakultas Pertanian dan Kehutanan Institut Pertanian Bogor. "Ini pemeriksaan pertama," ujar Catharina.

Jenis tanaman meliputi pohon asam, khaya (mahogani), dan angsana. Walau tampak kuat, setelah diteliti, ternyata pohon-pohon ini rentan lapuk. "Penampilan secara visual bisa menipu. Sepintas tampak sehat, tapi dalamnya kadang keropos," ujar peneliti IPB, Lina Karlinasari.

Contoh pohon yang terlihat kokoh tapi batangnya bolong adalah tanaman asam di depan Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Pohon tersebut langsung ditandai dengan cat warna merah untuk segera ditebang.

Musim hujan dan angin kencang di Jakarta akhir-akhir ini memicu tumbangnya pepohonan. Hingga pekan ketiga Januari, Dinas Pertamanan menerima 56 klaim korban kejatuhan pohon tumbang. Tercatat dua orang tewas akibat musibah ini, yaitu Warno, pengemudi bajaj, yang tertimpa pohon di Jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Kemudian Arum Natalia meninggal setelah empat hari sebelumnya mengalami kecelakaan sepeda motor akibat menghindari pohon tumbang.

Kemarin pohon pinus berdiameter 30 sentimeter ambruk menimpa dua mobil yang parkir di Jalan Wijaya 3, Jakarta Selatan. Padahal, saat kejadian, cuaca Jakarta tidak hujan dan tidak pula ada angin kencang. "Mobilnya penyok, penumpangnya selamat," kata Pujiyanto, saksi mata.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI, selain mendata pohon yang berpotensi roboh, melakukan peremajaan. "Sebaiknya dipilih pohon yang kuat terhadap embusan angin kencang," kata Direktur Walhi Berry Nahdian Furqon

Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/02/03/083381427/Waspada-Ratusan-Pohon-di-Jakarta-Keropos

Add comment


Security code
Refresh