Laporan Dampak Operasi PT. Freeport-Rio Tinto, Publikasi Ulang Riset WALHI 2006

Share

Tambang PT. Freeport di PapuaPT Freeport Indonesia adalah potret nyata sektor pertambangan Indonesia. Keuntungan ekonomi yang dibayangkan tidak seperti yang dijanjikan, sebaliknya kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi pertambangan terus memburuk dan menuai protes akibat berbagai pelanggaran hukum dan HAM, dampak lingkungan serta pemiskinan rakyat sekitar tambang.

Laporan ini merupakan upaya WALHI untuk mendapatkan gambaran terkini mengenai dampak operasi dan kerusakan lingkungan di sekitar lokasi pertambangan PT Freeport Indonesia. Hingga saat ini sulit sekali bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas dan menyeluruh mengenai dampak kegiatan pertambangan skala besar di Indonesia. Ketidak jelasan informasi tersebut akhirnya berbuah kepada konflik, yang sering berujung pada kekerasan, pelanggaran HAM dan korbannya kebanyakan adalah masyarakat sekitar tambang. Negara gagal memberikan perlindungan dan menjamin hak atas lingkungan yang baik bagi masyarakat, namun dilain pihak memberikan dukungan penuh kepada PT Freeport Indonesia, yang dibuktikan dengan pengerahan personil militer dan pembiaran kerusakan lingkungan.

Dampak lingkungan operasi pertambangan skala besar secara kasat mata pun sering membuat awam tercengang dan bertanya-tanya, apakah hukum berlaku bagi pencemar yang diklaim menyumbang pendapatan Negara? Matinya Sungai Aijkwa, Aghawagon dan Otomona, tumpukan batuan limbah tambang dan tailing yang jika ditotal mencapai 840.000 ton dan matinya ekosistem di sekitar lokasi pertambangan merupakan fakta kerusakan dan kematian lingkungan yang nilainya tidak akan dapat tergantikan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar lokasi PT Freeport Indonesia juga mencerminkan kondisi pembiaran pelanggaran hukum atas nama kepentingan ekonomi dan desakan politis yang menggambarkan digdayanya kuasa korporasi.

Dapatkan Laporan selengkapnya disini : http://goo.gl/LniYV (Versi Bahasa) | http://goo.gl/j8jzZ (English Version)

 

Comments  

 
-1 #1 Madina 2012-02-21 04:36
Assalamu'alaikum,
Hentikan perusakan lingkungan sejak dini. Go Green...!!!
Quote
 
 
-1 #2 lilis pari 2012-02-21 17:28
alam itu sangat kaya tapi tak mampu memenuhi kerakusan manusia yg tiada batas untuk mengeksploitasi nya demi kejayaan diri sendiri tanpa ingat yang tersisa untuk anak cucunya
Quote
 
 
0 #3 priyanto 2012-11-22 22:43
Kerakusan manusia terhadap kekayaan alam harus diakhiri mari kita gunakan sumber daya alam secara bijak untuk generasi kita untuk lebih baik dan azas kemanfaatan.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

modulDONASI
DONASI WALHI www.walhi.or.id/pustaka
www.sawa.walhi.or.id

Media Release
MULTIMEDIAWALHI

 

KEBIJAKAN-PSDA HUTAN
ENERGI AIR IKLIM PANGAN
URBAN TAMBANG BENCANA
PERKEBUNAN

WALHI | Friends of The Earth Indonesia
Jl. Tegalparang Utara 14, Mampang-Jakarta Selatan 12790 | T/F: +6221 79193363/7941673 |E: informasi[at]walhi.or.id

Siapa Kami | Sejarah Kami | Eksekutif Nasional | Eksekutif Daerah | Dewan Nasional | Link Walhi Daerah